Detail Artikel

Senin, 19 Oktober 2009 - 08:16:36 WIB
PIJAT BIKIN ANAK TIDUR NYENYAK
- Dibaca: 390 kali

PIJAT BIKIN ANAK TIDUR NYENYAK

PIJAT BIKIN ANAK TIDUR NYENYAK

Terapi pijat pad anak dan orang dewasa sebenarnya sudah berlangsung lama.Di indonesia,pijat anak secara tradisional bahkan sudah lebih dulu eksis dibanding teknik pijat berdasarkan penelitian medis.Tak heran jika sebelumnya topik ini jarang dibahas di forum-forum ilmiah.Baru setelah penelitian membuktikan kegunaanya,pijat pada bayi dan anak kembali menjadi populer.

"Pijat pada bayi ,yang kini banyak dibicarakan lagi,memang ternyata berguna sekali .Salah satunya untuk memberikan rangsangan sensorik yang akan menimbulkan rangsangan taktil (betkaitan dengan sentuhan dan rabaan,red),yang akan memberikan efek-efek yang baik ," ujar Dr.Amendi Nasution,Sp.RM,dari bagian rehabilitas medik FKUI/RSUPN Cipto Mangukusumo Jakarta.efeknyang baik ini misalnya anak jadi lebih alert (waspada) an lebih lincah.

Yang jelas,sambung Amendi,lewat pijat akan didapatkan kontak hubunganantara orang tua dan bayi yang lebih baik. itu sebabya,pijat bayi sebaiknya dilakukan orang tua,keluarga atau paling tidak pengasuh yang sehari-hari merawatnya.

MENANGIS BERARTI TAK NYAMAN

Begitu pula pijat yang dilakukan untuk anak yang lebih besar ,balita misalnya sama-sama bisa memberimanfaat yang besar."secara umum bisa dikatakan lewat terapi otot-otot yang tadinya terasa kaku bisa lebihlemas dan mengalami relaksasi .Selain itu pemijatan juga akan memperbaiki aliran darah pada otot-otot tubuh ,sehingga memberi rasa lebih nyaman "ungkap Amendi.

Dengan kata lain faktor psikologis juga berperan cukup besar.nyaman tidaknya hasil pijatan bisa berbeda satu sama lain.Hal ini perlu diperhatikan karena efek yang dirasakan bersifat individual atau tergantung pada masing-masing anak seperti orang dewasa sajakan ada yang tidak suka dipijat terlalu keras tapi ada yang justru suka jika pijatannyaagak keras.

Jika pijatan memberi rasa nyaman tentu anak tak kesakitan atau menangis lain halnya jika pijatan kurang tepat semisal terlampau keras yang bisa membuat otot memar dan tentu saja sakit."tapi tangisan belum tentu disebabkan teknik pijat yang tidak tepat bisa juga ada hal lain yang menyebabkan ia merasa tidak nyaman ,"kata Amendi.contohnya jika si anak tidak percaya pada orang yang memijatnya.

PENELITIAN DI AMERIKA

Salah satu pakar yang banyak melakukan penelitian tentang pijat bayi dan anak adalah Dr tiffany M field phd dari touch research insitutes (school of medicine) university of miami Amaerika srikat terapi pijat menurut tiffany banyak memberi manfaat "tapi ingat terapi pijatnya harus berdasar pada terapi sentuhan ,"papar Amendi ,jadi tekniknya mungkin agak berbeda di banding teknik yang biasa dilakukan dukun pijat tradisional diindonesia.

Penelitian Tiffany membuktikan pijat antara lain bermanfaat membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi mengurangi rasa sakit serta stres dari penelitiannya terhadap bayi-bayi prematur di di miami (Amerika serikat ) israel dan Filipina bahkan di temukan peningkatan berat yang lebih baik sekitar 31 - 47 persen setelah diberi terapi pijat .Begitu pula anak 1 tahun yang diberi terapi peningkatan perkembangannya menjadi lebih baik.

Sedangkan untuk bayi yang lahir tepat waktu,terapi pijat memberi manfaat tingkat tingkat kewaspadaan lebih baik lebih aktif dan lebih jarang menangis ini diduga karena dengan dipijat anak bisa tidur lebih nyenyak selain itu setelah diterapi selama 6 minggu mereka terlihat mengalami pertambahan berat ,badan keadaan emosional dan interaksi sosial yang lebih baik.Dengan kenaikan berat yang lebih baik ,Tiffany menduga bahwa pijatan dapat meningkatkan aktifitas saraf otonom (saraf yang antara lain bertanggung jawab atas kelangsungan kerja otot polos seperti usus) yang merangsang pelepasan hormon-hormon yang membantu penyerapan makanan.kesimpulan ini ditunjang oleh kenyataan bahwa dalam kurun waktu tersebut bayi-bayi yang di teliti tidak mendapat makanan yang lebih banyak,tidak tidur lebih banyak dan punya aktivitas yang relatif sama.Disamping itu pemeriksaan laboratorium membuktikan dalam tubuh mereka terjadi penurunan kadar hormoncortisol,norepinephrine dan epinephrine yang menunjukan tingkat stres yang lebih rendah.

MENGURANGI SAKIT

Bahwa pijatan bermanfaat mengurangi rasa sakit juga ditemukan dalam penelitian terhadap anak-anak yang mengalami radang sendi (Juvenile rheumatoid arthritis) Dalam penelitiannya Tiffany memina para orang tua dari anak-anak tadi untuk memberi terapi pijat selama 15 menit setiap hari sebelum anak tidur di malam hari.Ternyata setelah menjalani terap[I anak-anak ini menjadi lebih tenang dan menurun tigkat stresnya.keluhan sakit juga berkurang dan terdapat perbaikan dalam hal keterbatasan aktivitasnya geraknya.Ada berbagai teori yang mencoba menjelaskan hal ini salah satunya adalah meningkatnya kadar serotonim dalam tubuh yang diduga menyebabkan berkurangnya rasa sakit.

Dalam kesempatan berbeda Tiffany meneliti anak penderita asma etelah diberikan terapi pijat sebulan penuh selama 20 menit setiap hari sebelum tidur mereka merngalami perbaikan kesehatan yang bermakna .Selain kadar cortisol menurun ,aliran udara pada saat mereka bernafas juga membaik.Demikian pula fungsi paru-parunya bahkan dalam penelitian terhadap anak-anak yang menderita autism dan hiperaktif terapi pijat juga memberikan efek positif.

Jelas memang banyak menfaat dari terapi pijat bagi anak.Tapi satu hal yang harus diingat,lakukan dengan cara benar ya bu,pak.

(Sumber:Tabloid Nakita edisi juli 2002)


[ Kembali ke Kategori Kesehatan ]

0 Komentar :

Isi Komentar :
Nama
Website
Komentar
 
(Masukkan 6 kode)