Detail Artikel

Sabtu, 10 Oktober 2009 - 11:10:07 WIB
DUSUN MANDING Sentra industri kerajinan kulit
- Dibaca: 498 kali

DUSUN MANDING Sentra industri kerajinan kulit

DUSUN MANDING
Sentra industri kerajinan kulit

Begitu orang menyebut Manding Bantul,yang terlntas di dalam benak adalah sentra kerajinan kulit yang oernah berjay pada dekade 1970-1980an.Sekarang juga masih sebagai sentra kerajinan kulit ,tapi sudah dikembangkan oleh para pengrajinnya dengan tambahan bahan baku lain                                                                                                                       bahan baku yang banyak dipadukan engan baan kulit adalah seratalami seperti pandan ,mendong,eceng gondok,agel dan lidi.Di manding ada sekitar 30 pengrajin yang masih menekuni kerajinan kulit dan bahan serat alami.
    Sentra kerajinan kulit manding sagat strategis,berlokasi di jalur wisata Yogya-Parangtritis km.115.Di sekitar perempatan jalan desa manding terdapat puluhan showroom produk kulit,seperti tas,sepatu,jaket dan cinderamata kecl-kecil lainnya.Hanya saja bagi wisatawan yang belum pernah lewat manding memang tidak cepat mengenal sentra,karena tempatnya yang berdekatan dengan perkampungan sekitar.
    Dusun manding,Desa Sabdodadi,Kecamatan Bantul merupakan sentra kerajinan kulit yang menjadi jujugan (tujuan pertama)bagi wisatawan baik lokal maupun manca yang ingin mencari sovenir yang terbuat dari kulit.Di desa kerajinan ini,wisatawan bisa mendapatkan jaket,tas,dompet sepatu,ikat pinggang dan lain-lain dengan harga yang sangat bersahabat.
    Kepiawaian warga Manding mengolah kulit diperoleh secara turun temurun.Perjalanan kerajaan kulit dahulu dipelopori oleh tiga pemuda Manding pada tahun 1947 yaitu prapto sudarmo,Ratna suharjo dan Wardi Utomo.Ketiganya semula sebagai pekerja di perusahaankulit di Yogyakarta yang memproduksi pakaian dan pelana kuda.kemudian mendirikan usaha sendiri dengan memproduksi tas,jaket dan lain-lain.Sampai sekarang manding menjadi salah satu tempat wisata andalan bantul,terutama untuk wisata belanja.
*Bisa pesan sesuai keinginan
    Bila kurang berminat dengan hasil kerajinan yang di pajang,wisatawan bisa memesannya sesuai dengan slera,baik model maupun bahan bakunya."paling bagus terbuat dari kullit domba tetapi harganya lebih mahal.Misalnya untuk jaket 100% kulit.harganya berkisar Rp 750-800 ribu."mengapa dipilih kulit domba?Hal ini dikarenakan bahan kulit domba pori-porinya kecil dan berstektur lembut sehingga setelah dicuci dan diperaskulit tetap lentur dan halus.Kulit domba juga sangat awet sehingga barang yang anda pakai bisa tahan lama,misal produk sepatu,setelah bertahun-tahun paling cuma solnya saja yang di ganti.
    Salah satu penjual menuturkan kepada jalur! bahwa usaha kerajinan kulit ini ada pasang surutnya juga."kadang pas waktu ramai ya ramai,tapi waktu sepi ya sepi.Apalagi dulu setelah gempa bumi kami semua harus membangun dari awal lagi.Tetapi kalau pas musim liburan kami sangat senang karena banyak pengunjung dari luar kota yang mapir untuk sekedar membeli oleh-oleh",ujar salah satu pengrajin.
*Tetap bertahan setelah gempa
    Meskipun 3 tahun yang lalu Yogyakarta telah diporak-porandakan gempa namun semangat para pengrajin kulit ini tidak melemah.Demi kehidupan yang lebih baik,mereka (para pengrajin)selalu berusaha untuk lebih baik dan lebih baik lagi.Dengan meningkatkan ualitas kulit dan pelayanan,maka sentra industri kulit Manding ini dapat lebih maju dan berkembang lagi.Apabila anda sedang berwisata ke pantai parangtritis atau di aderah seputaran Jl.parangtritis,tak ada salahnya untuk mampir sejenak di dusun manding ini.pilih-pilih produk kerajinan kulit yang berkualitas seperti jaket,tas,ikat pinggang,serta berbagai aksesoris yang terbuat dari kulit lainnya.Mungkin bila sepatu anda sugah usang,sekalian saja mencari model sepatu yang anda inginkan disini.
*Sumber : Jalur! | edisi Oktober 2009 | *


[ Kembali ke Kategori Wisata ]

0 Komentar :

Isi Komentar :
Nama
Website
Komentar
 
(Masukkan 6 kode)