Detail Artikel
Selasa, 06 Oktober 2009 - 15:49:52 WIBKERATON KASUNAN SOLO
- Dibaca: 367 kali

KERATON KASUNAN SOLO
Keraton kasunanan atau keraton Surakarat Hadiningrat didirikan oleh Sultan Pakubuwono II.
Ditilik secara mendasar ,keseluruhan desain bangunan keraton mengikuti pola bangunan dan tata letak keraton-keraton
jawa sebelumnya,yaitu membujur dari utara ke selatan .Masuk dari alun-alun lor,setelah membeli tiket tanda masuk dan mengajak
seorang pemandu,kita akan memasuki sebuah bangunan yang disebut dengan sasono sumewo.Melangkah beberapa langkah ke selatan terdapat.
Keluar dari Siti Hinggil ke arah selatan kita melewati dua pintu yang dinamakan Kori Renteng dan Kori Mangu
(Renteng= pertentangan dalam hati hati, mangu=ragu-ragu).Seterusnya kita menemui pintu raksasa dari kayu yang dinamakan Kori Brodjonolo Lor.Melalui pintu masuk Brodjolono ini kita sampai di pelataran yang dinamakan pelataran kamandungan, disebelah kiri dan kanan pelataran ada dua barak.Dibelakang Kori Kamandungan ini terdapat suatu pelataran yang disebut Sri Manganti.
Pintu masuk ditandai dengan patung sinuhun pakubuwono X di depan Sidikoro dan dibelakangnya terdapat panti pidono.
Lewat Museum keraton ini kita dapat masuk ke pelataran keraton dengan melepas terlebih dahulu alas kaki kita.
Melangkah masuk ke pelataran keraton akan dijumpai hamparan pasir dan rimbunnya pohon sawo kecik.Di pelataran ini
terdapat menara yang disebut dengan panggung songgobuwono.Menara ini menurut pemandudigunakan untuk semedi raja dan
bertemu dengan Nyyai Ratu Kidul,penguasa pantai selatan.Terlepas benar tidaknya mitos itu sesungguhnya panggung Songgobuwono merupakan alat pelengkap benteng pertahanan.
Setelah menjelaskan panjang lebar eluk beluk Keraton Surakarta,akhirnya pemandu mempersilahkan kita untuk berkunjung ke museum Keraton.Didalamnya disuguhi koleksi benda-benda peninggalan keraton yang langka dan unik. Diantaranya berbagai senjata pusaka,patung dan arca batu,koleksi aneka wayang,lukisan ,pakaian resmi raja-raja,perangkat
gamelan ,beberapa kereta kencana dan lain-lain.demikian selumit kunjungan ke keraton Surakarta Hadiningrat.(tika 14.07.09)
( | edisi Agustus 2009 | Jalur! )
[ Kembali ke Kategori Wisata ]
0 Komentar :
Isi Komentar :


